Dirumahnya Di Pempatan Karangasem Wayan Suenda  Mulai Usaha Pembibitan Kayu Hutan, Kebun untuk program Penghijauan dan reboisasi yang lalu di jaman Presiden SBY terkenal dengan Penanaman 1 Milyar Pohon, dan tidak jelas berpa yang sudah tertanam, tapi program tersebut banyak sudah makan korban berapa Pejabat dan Rekanan telah masuk Bui/ Tahanan.  Perjalanan wayan Suenda dengan segala tantangan yang tentu tidak begitu mudah, penuh dengan liku-liku  dengan cerita  yang kurang mengenakkan ditengah persaingan Pelaku Usaha Pembibitan yang terdaftar dalam Rekanan Pengadaan Bibit, ditambah lagi faktor kurangnya keberpihakan Pemerintah pada Pelaku Usaha Pembibitan dan sekaligus menjadi Pembibit langsung dan hal ini tidak mudah dilakukan oleh Rekanan.  

Gambaran Seorang Rekanan Karena punya selembar Legalitas berupa SIUP dan Perijinan Lain, Pemerintah terkecoh hanya memperhatikan Legalitas dari  Rekanan yang biasa menggarap Proyek Pengadaan, khususnya Pengadaan bibit Tanaman, baik Perkebunan,Pertanian atau Kehutanan. Coba bayangkan seorang Rekanan yang biasa  mendapatkan Pekerjaan dalam hal pengadaan bibit persyaratannya harus memperlihatkan Tempat bibitnya kepada Panitia Lelang Tender Pengadaan, karena ada persyaratan harus menunjukkan Tempat Pembibitannya, berusaha mengecoh Panitia dan Petani Pelaku Pembibitan dengan iming-iming kalau Proyek didapatkan akan mengambil  bibit Petani  bersangkutan.

Namun banyak fakta di Lapangan  setelah tender dimenangkan Oleh Rekanan bibit langsung didatangkan dari Luar umumnya dari Jawa, atau Petani yang nasibnya baik akan diambil bibitnya namun hanya sebagian kecil saja dari bibit yang diproduksi Petani. Ironis memang…. , selalu Petani  Pembibit Lokal  yang manjadi korban.

Berbekal dari pengalaman tersebut dengan  tekad yang bulat wayan Suenda terus berbuat dan terus berkarya melakukan Pembibitan mulai dari kayu hutan, kayu kebun seperti beringin, kayu bunut, Gamelina, sengon/ albesia, Kayu Kajimas, mahoni dan kayu majegau. Mulai dikembangkan membibit yang lainnya berupa bibit jeruk dari berapa Varietas juga dilakukan Pembibitan, termasuk juga bibit tanaman lainnya. Bibit Tanaman lain juga yang dicoba yaitu Vanili, dan bibit lainnya yang kemungkinan nantinya akan dikembangkan.

Dalam perjalanannya disamping melakukan Penbibitan  Bersama keluarganya membangun Usaha Pengadaan Bibit dengan Legalitas Usaha yang sudah terdaftar di Rekanan Pengadaan, dan telah menyiapkan diri untuk bersaing melakukan Penawaran sesama Rekanan dalam melakukan Usaha Pengadaan  Pembibitan.

Umumnya Bagi yang membeli bibit di Pak Wayan Suenda, seperti Jeruk atau lainnya seandainya tanaman jeruknya sudah berbuah dan menghasilkan, siap dibeli hasil panen di Pohon ( Majegang), yang mana hasil petikannya ada rekan Pengusaha dari jawa mengambil di tempatnya pak Suenda. Begitu pula buah yang lainnya seperti apokat dan yang lainnya apabila petani buah kesulitan menjual hasil panennya, akan dibantu digfasilitasi mencaruikan pembeli  atau akan dibeli langsung, tergantung keingininan Petani.

Pengembangan Pembibitan Vanili untuk Percontohan Budi daya

Bagi Yang mempunyai tanah yang tidak Produktif  atau lahan yang Menganggur bisa dikerjasamaan dengan pak wayan Suenda dalam bentuk kerjasama dalam penanaman bibit pohon kayu sampai menghasilkan,  atau kontrak  menanam  sampai tanaman  bisa dipastikan hidup .

Yang tertarik  atau ada pertanyaan , silahkan kontak  Hp. 085238616311,

 

Kontributor

Komang Sugiarta, Hp. 085238616311

Email : prusugi@gmail.com

WAYAN SUENDA MENJADI PIONIR PEMBIBITAN DI KARANGASEM. DARI KAYU HUTAN,PERKEBUNAN DAN PERTANIAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *