Pada dasarnya teknologi biogas adalah proses fermentasi (pembusukan) secara alami dari Limbah/sampah organik secara anaerobik (tanpa udara) oleh bakteri metan sehingga dihasilkan gas metan  dalam suatu Reaktor  Biogas.

Pengolahan limbah kotoran hewan/peternakan Sapi,Kambing,Kerbau,Babi,Ayam  Produksi rumah tangga seperti pengolahan Tahu- Tempe, menjadi biogas memberikan manfaat yang sangat banyak sebagai solusi mengatasi pencemaran Lingkungan termasuk bau dan udara yang dapat mengganggu kesehatan. Disamping gas itu sendiri sebagai sumber energi, juga ada produk lain yang tidak kalah manfaatnya untuk kehidupan manusia, khususnya dalam dunia pertanian, yaitu ampas biogas. Ampas biogas adalah ampas yang keluar dari akhir proses biogas di dalam instalasi itu sendiri yang merupakan pupuk subur untuk pupuk Organik.

Ampas biogas sangat bermanfaat sebagai sumber nutrisi untuk tanaman. Bisa juga untuk pakan ternak spt unggas dan Ikan spt lele dan lainnya. Menurut hasil penelitian, disamping kandungan nutrisi yang bagus, juga pupuk ini mengandung lebih sedikit bakteri patogen sehingga sangat aman untuk pemupukan sayuran/buah.

Pengalaman pembuatan  BIOGAS terdahulu khususnya di Bali terkenal dengan Program simantri (system pertanian terintegrasi), banyak permasalahan yang muncul karena operasional Rutin dan pemeliharaan Biogas kurang diperhatikan. Apalagi digester Biogas ditempatkan jauh dari Perumahan. Klo  biogas program SIMANTRI diigester/ reaktornya dari bahan fiber dan di Lapangan banyak persoalan yang muncul. Termasuk tidak optimalnya pendampingan shg banyak yg tdk berfungsi dan tidak termanfaatkan.

Untuk itu kami dari Team supervisi dan Pengadaan pembangunan Reaktor termasuk Team ahli biogas ,lebih melakukan pendekatan scr rumah tangga/ perseorangan agar Keberadaan BIOGAS dapat berfungsi Optimal mengatasi lingkungan menciptakan energi terbarukan dan ada sisa Biogas yang bisa dimanfaatkan. Dan solusi yang ditawarkan Biogas kapasitas kecil dari 4,6,8,12 m3 dengan kontruksi pasangan batu bata dan beton, shg dari yg telah dibangun hampir 80 % berfungsi dan berlanjut, tergantung dari si penerima manfaat.

Sesungguhnya dari berapa Reaktor yg dibangun yg memanfatkan secara optimal dapat menghemat pengeluaran bahan bakar spt gas untuk keperluan memasak dan sisa biogasnya dimanfaatkan untuk pupuk Cair atau pupuk padat termasuk untuk pakan ternak dan Ikan.

Rata rata biogas yang dibangun adalah yang mempunyai ternak di dekat Pemukiman atau Perumahan yang tentunya menjadi persoalan dari sisi Lingkungan bau dan Kesehatan diLingkungannya. Keberadaan Biogas disamping dapat menanggulangi permasalah yang tak kalah pentingnya bisa merupakan  sumber energidan sumber bahan baku pupuk dan pakan dari sisa Biogasnya,tentu dapat memberikan manfaat Ekonomi.

Memakai  BIOGAS terbukti

  • Lebih Ekonomis Dengan biaya murah anda bisa punya pabrik gas  dan Pupuk pribadi
  • Bersih dan Modern dapur dan Kandang ternak lebih Bersih dan sehat
  • Lebih SEHAT Bebas asap yang mengganggu kesehatan
  • Menjaga kelestarian Lingkungan

Keunggulan Program BIOGAS  BIRU:

  • Subsidi 1,8 Juta dipergunakan untuk pembelian alat dan pendampingan
  • Garansi 3 tahun dan perawatan purna jual
  • Reaktor Beton Kokoh dan mudah dirawat
  • Dibuat oleh Tukang Profesional
  • Umumnya ukuran Biogas dg kapasitas ( 4,6,8,12 m3)
  • Tahan hingga 15 tahun ( jika dirawat dg baik dan teratur)

Keterangan Komponen Reaktor Biogas

  • INLET tempat  mencampur KOHE dengan air
  • PIPA INLET Saluran campuran (KOHE + AIR) masuk Reaktor
  • TANGKI REAKTOR Tempat Campuran KOHE dan Air  berfermentasi dan menghasilkan gas
  • KUBAH gas yang dihasilkan  ditampung disini dan dialirkan keatas melalui pipa utama
  • MANHOLE Lubang penghubung Tangki dan Outlet
  • PENAMPUNG LIMBAH BIOGAS/SLURRY FIT Limbah Biogas yang keluar bermanfaat sebagai Pupuk Organik.
  • OUTLET Limbah Biogas terdorong keluar dari Reaktor.
  • PIPA GAS UTAMA Pipa ini mengalirkan gas dari reaktor ke Rumah.
  • KATUP GAS UTAMA Berfungsi mengatur aliran gas.
  • WATER DRAIN Saluran pembuangan air dari Pipa

BIAYA  PEMBANGUNAN BIOGAS BIRU

Rekanan yang biasa mengerjakan BIOGAS  SKALA RUMAH TANGGA (RUTANG) di Bali dikerjakan langsung oleh Made Suyasa sekaligus mempunyai Kompetensi keahlian dalam membuat BIOGAS, dan telah terbukti lebih dari 400 Unit BIOGAS yang telah diselesaikan.

 

Biaya pembuatan reaktor biogas untuk ukuran:

  • Ukuran digester  4 M3  sebesar  8,5 Juta- 10,5 juta,
  • Ukuran 6 M3  sejumlah  10 -12 juta
  • Ukuran 8 M3 sejumlah  11,5 – 14 Juta
  • Ukuran 12 m3  sejumlah  13 – 17Juta

Nb  .Biaya diatas bisa berbeda-beda tergantung harga bahan/material dan ongkos Tukang dimasing-masing wilayah

TAHAPAN  PEMASANGAN  BIRU:

  • Isi Formulir pendaftaran
  • Petugas Biru akan mensurvey Lokasi
  • Perjanjian Pra kontruksi ditandatangani
  • Pembangunan reaktor BIRU

Lama Pembangunan 7-13 hari  kapasitas   4 m3 ( diluar penggalian) 

Pengalaman Pembuatan BIOGAS Rumah NIRU oleh “GAJAH BIRU” sudah terpasang hampir 400 buah digester biogas diseluruh di Kabupaten di bali bahkan ada dibangun diluar Bali. Tim ahli dari biogas yang telah memiliki sertiifkat  dan pengalaman  Pembangunan BIOGAS  adalah sosok Bapak I made Suyasa , yang telah mengkader Tukang yang mempunyai sertifikat hampir 20 orang tersebar diseluruh Bali dan ada di luar bali.

Catatan :

  • Pemasangan diluar bali Harga reaktor diluar biaya Tiket  dan Penginapan ( bisa dirumah Penduduk)

TIM Asisten Teknis  dan SUPERVISOR BIOGAS RUMAH (BIRU) “GAJAH BIRU”

Komang Sugiarta

Jln serma Gejer ,Tegallinggah  karangasem  Bali

Hp/WA : 085238616311

BIOGAS RUMAH TANGGA(RUTANG), MENGOLAH LIMBAH MENJADI BERKAH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *