Awalnya Kano yang dibuat tanpa Fiber, tujuannya untuk menekan harga agar lebih murah dan terjangkau, dalam perjalanannya ternyata ada sisi yang kurang yaitu karena ringan begitu di air, khusunya yang ukurab lebih panjang dan besar agak goyang, dan permukaan bawah Kano kurang dapat perlindungan dan permukaannya dari karet yang langsung dicat tentunya permukaan bawahnya kurang mulus dan licin

Irwansyah Generasi Penerus Armijun, hasil karya Kano Model Peluru yang ditambahkan Cetakan  fiberglas di bagian bawah kano, Dengan Produksi back up oleh Sapa, ahli Produksi Kano

Jika  ditambahkan bahan Lapisan Fiberglas, sehingga tampak lebih Tahan Lama dari Gempuran Gelombang Pasang, dan Bobot Kano menjadi lebih berat Kebawah, sehingga faktor bergulingnya dijamin lebih  Stabil. Dalam penambahan Fiber pada Kano ada dua metode yang digunakan yaitu dengan membuat cetakan Fiber terlebih dahulu, dan alternatif kedua dari Kano yang telah jadi diberikan Pelapis Fiber pada Bagian Bawah dengan memoles dengan Kuas, tergantung permintaan dan tentunya berdampak pada Harga dari kano yang dipesan.

Tentunya yang perlu menjadi pertimbangan lebih Cocok menggunakan Fiber apabila kalau dipantai tempat mendarat, kondisi pantainya adalah berpasir, dan tidak cocok apabila Pantainya berbatu karang yang akan membuat lapisan fiber akan bergesekan dg batu karang dan dapat mengakibatkan retak pada lapisan Fiber.

Hasil Produksi Kano Ujung Bali Produksi Armijun, Sapa Cs

Untuk Kano yang tanpa lapisan fiber lebih cocok untuk ukuran kano kecil yang digunakan tanpa mesin, hanya menggunakan kayuh/ dayung dari kayu/ karet. Begitu juga penggunaan Kano tanpa fiber untuk yang sifatnya digunakan santai dan untuk disewakan, karena pertimbangan ringan/ tidak berat

Tambahan Harga  klo ada tambahan fiber tergantung cara penggunaannya apakah hanya dilapisi dengan kuas saja atau dibuat cetakan terlebih dahulu. Klo hanya dilapisi dengan fiber dasar /kuas saja  kisaran tambahan  1 – 2,5 Juta/ buah, sedang kalau yang dicetak ada tambahan dari  2 jt- 5 jt/ buah.

Tabel dibawah adalah Ukuran Kano Dan Lama Proses Jerja Kano di Tempat Produksi

Untuk diketahui sejak mulai Produksi Kano dari bahan Karet Lembaran, mayoritas Pesanan Kano tidak menggunakan tambahan bahan fiber, secara keseluruhan sudah hampir 150 bh lebih Pesanan Kano dikirimkan dari sentra Produksi Kano dari Kampung Ujung Pesisi, produksi Sahnun Cs, Arnijun Cs dari berbagai Daerah seperti Lokal Bali, dari Sanur, Jimbaran, Nua Dua, Pecatu dan Tanah Lot, dan berapa ada yang ke Singaraja. Klo Keluar Bali ada yang dipakai sendiri dan ada dijual kembali seperti dikirim ke Banyuwangi, Surabaya, Semarang, Jakarta, NTT, Kalimantan, Sulaweai dan ada Pesanan yang ke Papua.

Test Drive di Lovina Singaraja

Bagi Yang memesan dari kelompok Masyarakat, min 3 bh, atau  lebih ,tentunya masalah harga masih bisa didiskusikan. Mhn maaf dari saat anda berniat memesan kano dari tempat anda tentunya kami perlu cek keterediaan pelayanan expedisi /Pengiriman ,biaya ongkos Pengiriman melalui expedisi baik darat maupun laut, dan setelah itu baru kami bisa memberikan harga sudah di Daerah/ Tempat Pemesan.

Yang tertarik silahkan kontak Komang sugiarta pendamping sekaligus kontributor.

Hp/wa 085238616311

 

“KANO UJUNG KARANGASEM “ DARI KARET LEMBARAN, TAMBAHAN CETAKAN FIBER MEMBUAT LEBIH CEPAT ,STABIL DAN HEMAT BAHAN BAKAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *