Kerajinan anyaman Ate asli Karangasem banyak memberikan sentuhan Nuansa Bali disetiap Hotel/ Restaurant yang ada di Bali. Terkesan Alami, Natural, Kreatif Unik dan bisa untuk aneka Fungsi.

Selain diminati kalangan wisatawan, pernak-pernik ate rupanya banyak diburu pihak hotel dan restoran. Kerajinan ate pun beragam, selain menjadi benda pajangan juga bersifat fungsional sehingga dilirik banyak konsumen.

Produk kerajinan ate antara lain kotak tisu, alas gelas, nampan, tempat buah, hingga tempat banten seperti bokor dan keben. Di antara semua jenis Kerajinan Anyaman ate, mulai dari  pelengkapan meja makan seperti kotak tisu, alas gelas, dan nampan adalah, yang paling banyak diburu pihak hotel dan restoran. Begitu juga Tempat Penyimpanan Pakaian yang telah dipakai yang ditaruh dalam kamar Hotel.

Hal tersebut diungkapkan  Nyoman Uking yang merupakan Mitra Binaan langsung Rumah Perisai “Geria Abadi” , penyedia sekaligus pemasok kerajinan ate yang membuka  Tempat Produksi sekaligus Artshop di Desa Tenganan, yang merupakan Desa Tua di Bali. Penjualan kerajinan ate di tempatnya  terjadi transaksi dari yang sifatnya retail dan juga dirinya bekerja sama dengan berapa buyer dari Luar Negeri dalam bentuk mensuplay barang Product kerajinan  Ate. . Pangsa pasar kerajinan Ate cukup luas, karena selain memenuhi pesanan di pasar lokal, juga rutin dipasarkan ke buyer langganan di luar negeri.

‘’Ate yang diolah menjadi aneka bentuk Kreatifitas  dengan berbagai fungsi, yang  paling banyak peminat, diantaranya  hotel-hotel dan restoran , tapi tak sedikit juga dipasarkan ke buyer Australia dan Jepang ( Pasar Asia),” .

Harga kerajinan ate cukup variatif, untuk alas gelas, kotak tisu, dan nampan dibanderol mulai 15.000, Rp 50.000 hingga Rp 150.000 per setnya atau barang-barang yang besar sampai diatas satu jutaan. . Sementara ate yang diolah menjadi berfungsi untuk tempat banten atau untuk Kundangan dan perlengkapan persembahyangan dibanderol mulai Rp 150.000 hingga Rp 350.000.

Salah satu Tampilan Kerajinan Anyaman Ate | RAGAM INDONESIA  TRANS7 Travel Living Adventure

Nyoman Uking  mengaku, kalangan hotel dan restoran biasanya melakukan pembelian pelengkapan meja makan dalam partai besar. ‘’Sekali pesan biasanya hingga ratusan pcs kotak tisu, alas gelas, dan nampan,” . Dan ada berapa Hotel yang baru akan buka memesan perlengkapan Hotel dari bahan baku ate, dengan disain-disain yang baru.

Karena berupa disain yang baru, sering Uking berdiskusi dengan para Pengrajinnya apakah disain yang dipesan bisa dibuat?, tentu hal ini diskusinya dimulai dari Kebutuhan Owner yang ingin menampilkan disain yang baru dari bahan Baku Ate.

Proses Pembuatan Kerajinan Anyaman  Ate , salah satunya  diantaranya  ada di Desa Sraya Karangasem
Apabila anda memiliki Disain Kerajinan Ate yang baru yang belum diproduksi dan Apabila anda ingin berbisnis menjual kerajinan Ate, silahkan Kontak/ Hubungi kami

Pendamping Pengrajin  Ate sekaligus Kontributor Komang Sugiarta.

Kontak Hp/Wa : 085238616311

Email : prusugi@gmail.com

Kerajinan Anyaman Ate Untuk Asesoris Perlengkapan Hotel dan Restoran,Memberikan sentuhan Nuansa Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *